Persamaan Virus Corona dengan Wabah Tho’un

Oleh Syaikh Prof. Dr. Sulaiman ar-Ruhaili hafizhahullahu ta’ala


Semoga Allah memberikan pahala untuk Anda, penanya berkata, “Apakah menyikapi Virus Corona sama dengan menyikapi Wabah Tho’un?”

al-Jawab:
Virus Corona yang muncul dengan jenis baru (2019-nCoV), yang sampai sekarang para ahli medis belum mampu menemukan obat dan vaksinnya ini, dapat disikapi sebagaimana dengan Wabah Tho’un. Karena tho’un merupakan jenis penyakit yang sangat mematikan. Dapat menular dan membinasakan manusia.

Ilustrasi: Virus Corona


Oleh karenanya, tidak boleh bepergian ke daerah yang terdapat wabah. Begitu juga tidak boleh keluar dari daerah yang terdapat wabah tersebut. Ukurannya bukan negara, tapi daerah yang terkena wabah. Negara cakupannya lebih luas dari daerah wabah. Penduduk daerah yang terkena wabah tidak diperkenankan untuk keluar. Kecuali, jika sudah diketahui dengan kemajuan teknologi medis saat ini, bahwa orang yang hendak keluar tersebut, tidak terinfeksi virus corona dan tidak membawanya sehingga dapat dipastikan dia negatif corona, maka dia boleh keluar dari daerah wabah tersebut.

Karena pembolehan ini dapat menggabungkan pencegahan khusus dan pencegahan umum sekaligus. Karena seandainya dia tetap tinggal di daerah tersebut, kemungkinan besar dia pun akan ikut terinfeksi. Tapi, jika dia keluar dengan konfirmasi ahli medis, bahwa keluarnya dia dari daerah tersebut tidak membahayakan, insyaAllah dia akan tetap selamat dan manusia juga tidak akan ikut tertular.

Adapun jika dia sudah terinfeksi (positif) atau membawa virus (dalam masa inkubasi), atau menampakkan gejala terkena virus, maka dia tidak boleh keluar dari daerah wabah tersebut. Dan ini termasuk contoh menanggung kerugian yang bersifat khusus dalam rangka menghindarkan kerugian yang bersifat umum. Na’am.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *